"Belajar Sungguh-Sungguh"
Oleh: Laeli Maria Ulfah
Rona wajah pada daun hijau itu seketika berubah. Bahkan, mampu menyibakkan bola mata kala manusia melihatnya. Pagi yang masih berkabut tak mampu menangisi senja. Apalah daya manusia tanpa kekuatan dari Sang Maha Kuasa. Untaian kata berkejaran dengan waktu yang berlawanan.
" Masa lalu? Masa depan?"
Kita selaku generasi muda bagi nusa, bangsa, dan agama tentunya masih membutuhkan berbagai kesempatan guna merealisasikan daftar perencanaan. Entah itu dari segi sudut pandang manapun tetap saja kita harus bertekad bulat, terus semangat, tetap semangat, dan semangat teruuus. Hmm.. Di mulai dari visi untuk apa kita hidup? Misi apa yang harus kita lakukan agar hidup tidak hanya sekedar hidup?
Ayo.. lanjutkan kawan! hehey. Pantang menyerah selagi masih bisa berdesah!
Dalam hidup di dunia ini.. tak mungkin akan berjalan mulus terus. Barangkali ada saatnya kita menemui hal-hal yang tidak diinginkan. Entah itu ketika kenyataan berbeda dengan harapan ataupun hujan.. badai.. datang bergantian. Kita menjalani aktivitas di universitas kehidupan ini tak pernah sendirian kawan. Ada Allah SWT Pemilik 99 nama nan indah. Pun mempunyai bala tentara berupa malaikat-malaikat yang terus mengabdi kepada-Nya lagi taat. Selain itu, kita juga mempunyai tokoh idola yang tersohor di dunia, yakni Nabi Muhammad SAW. Beliau utusan Allah yang mampu membawa perubahan besar dari zaman kebodohan menjadi zaman terang benderang. Syafaat yang kita nantikan kelak di akhirat. Makanya, mari perbanyak sholawat. minimal yang kaya gini.. "allahumma sholli ala sayyidina muhammad wa 'ala ali sayyidina muhammad"
Mengingat sejarah perjuangan beliau sungguh luar biasa. Allohu Akbar! Merefleksikan pada hal tersebut, sudah menjadi keharusan bagi kita selaku umatnya untuk berjuang di atas jalan kebenaran. Setiap detik yang berlalu slalu menorehkan cerita. Ada suka ataupun duka. Nikmatilah.. berbahagialah..
Merasakan kehidupan di planet air biru ini itu merupakan suatu anugerah. Walaupun.. hidup sudah pasti menjumpai masalah. Kala hati merasakan sesuatu yang gaje.. gegara sedih.. langkah terasa berat.. kehilangan.. pokoknya harus bisa bangkit meski terasa sulit! Pun jangan sampai lengah.. apalagi musuh kita banyak. Di mana-mana ada. Syaitan dan sejenisnya adalah musuh yang nyata. Ayo.. Kita lawan sampai titik darah penghabisan!
FOKUS! PERJUANGKAN APA YANG PANTAS UNTUK DIPERJUANGKAN!
DEMI MENGGAPAI TUJUAN YAKNI MASA DEPAN DUNIA AKHIRAT
SEMANGAT YANG TERHORMAT!
Salam Ukhuwah Islamiyah dari
03031997pena
Yogyakarta, 23 Maret 2016