Senin, 13 Juni 2016

"Ingatan Yang Harus Dingat Untukku, Untukmu, dan Untuk Kita"

"Ingatan Yang Harus Dingat Untukku, Untukmu, dan Untuk Kita"
oleh: Laeli Maria Ulfah


               Entah mengapa malam ini jemariku menorehkan tinta seperti alarm yang berbunyi keras guna menyibakkan mata. Flashback.. Ah hitam putih jika dicampur akan menjadi abu-abu. Sekarang, udah beda. Iyaa beda. Bedakan! Emang beda. Mustahil semua manusia memiliki karakter yang sama. Sekalipun itu, memiliki persamaan. Tetap saja masing-masing mempunyai perbedaan. Di tengah-tengah itulah bisa saling menyempurnakan. Saling mengingatkan ya sahabat, kawan, teman.. 
                Hmm.. dan teruntuk dikau (?) teman hidupku  kelak.. keep istiqomah yaa.. di manapun dirimu berada, doaku menyertaimu slalu..

Rabu, 25 Mei 2016

"Misteri Masih Menanti"

"Misteri Masih Menanti"
  by:me

“Bintang untuk Para Pemenang”


“Bintang untuk Para Pemenang”
Oleh: Laeli Maria Ulfah

Kala kabut menyapa dunia
Embun pagi nan bersahaja
Sang mentari akan menyambutnya
Dengan sinarnya yang penuh cinta


Kini musim hujan masih setia
Menemani suasana suka dan duka
Hati sang pemimpi yang bertanya-tanya
Akankah mimpi-mimpiku menjadi nyata?

Derai air mata langit kian membara
Sang bumi dengan tulus menerimanya
Bagaikan permata dalam bingkai doa
Kemilaunya terus berkelana



Selasa, 24 Mei 2016

"Untukmu Rinduku yang Ku Rindu"

 "Untukmu Rinduku yang Ku Rindu"
Oleh: Laeli Maria Ulfah

Berbicara rindu mungkin ga asing lagi bagi yang udah memahami. Hmm... jujur saja, hati tak bisa bohong. Ups.. harus bisa membina jiwa dengan terus mensucikan hati. Perbaiki diri menuju ridha Illahi Robbi. Terus belajar dan berproses untuk menjadi orang yang sukses. Ga cuma dunia ya.. Akhiratlah yang utama. 
Nih.. puisi singkat yang teruntuk nan masih menjadi (?)





Rabu, 23 Maret 2016

"MAN JADDA WA JADAA"

 "Belajar Sungguh-Sungguh"
Oleh: Laeli Maria Ulfah
            Rona wajah pada daun hijau itu seketika berubah. Bahkan, mampu menyibakkan bola mata kala manusia melihatnya. Pagi yang masih berkabut tak mampu menangisi senja. Apalah daya manusia tanpa kekuatan dari Sang Maha Kuasa. Untaian kata berkejaran dengan waktu yang berlawanan. 
          " Masa lalu? Masa depan?"
              Kita selaku generasi muda bagi nusa, bangsa, dan agama tentunya  masih membutuhkan berbagai kesempatan guna merealisasikan daftar perencanaan. Entah itu dari segi sudut pandang manapun tetap saja kita harus bertekad bulat, terus semangat, tetap semangat, dan semangat teruuus. Hmm.. Di mulai dari visi untuk apa kita hidup? Misi apa yang harus kita lakukan agar hidup tidak hanya sekedar hidup?
          Ayo.. lanjutkan kawan! hehey. Pantang menyerah selagi masih bisa berdesah!
                Dalam hidup di dunia ini.. tak mungkin akan berjalan mulus terus. Barangkali ada saatnya kita menemui hal-hal yang tidak diinginkan. Entah itu ketika kenyataan berbeda dengan harapan ataupun hujan.. badai.. datang bergantian. Kita menjalani aktivitas di universitas kehidupan ini tak pernah sendirian kawan. Ada Allah SWT Pemilik 99 nama nan indah. Pun mempunyai bala tentara berupa malaikat-malaikat yang terus mengabdi kepada-Nya lagi taat. Selain itu, kita juga mempunyai tokoh idola yang tersohor di dunia, yakni Nabi Muhammad SAW. Beliau utusan Allah yang mampu membawa perubahan besar dari zaman kebodohan menjadi zaman terang benderang. Syafaat yang kita nantikan kelak di akhirat. Makanya, mari perbanyak sholawat. minimal yang kaya gini.. "allahumma sholli ala sayyidina muhammad wa 'ala ali sayyidina muhammad"
                 Mengingat sejarah perjuangan beliau sungguh luar biasa. Allohu Akbar! Merefleksikan pada hal tersebut, sudah menjadi keharusan bagi kita selaku umatnya untuk berjuang di atas jalan kebenaran. Setiap detik yang berlalu slalu menorehkan cerita. Ada suka ataupun duka. Nikmatilah.. berbahagialah.. 
                  Merasakan kehidupan di planet air biru ini itu merupakan suatu anugerah. Walaupun.. hidup sudah pasti menjumpai masalah. Kala hati merasakan sesuatu yang gaje..  gegara sedih.. langkah terasa berat.. kehilangan.. pokoknya harus bisa bangkit meski terasa sulit!   Pun jangan sampai lengah.. apalagi musuh kita banyak. Di mana-mana ada. Syaitan dan sejenisnya adalah musuh yang nyata. Ayo.. Kita lawan sampai titik darah penghabisan! 
                  FOKUS! PERJUANGKAN APA YANG PANTAS UNTUK DIPERJUANGKAN!
                  DEMI MENGGAPAI TUJUAN YAKNI MASA DEPAN DUNIA AKHIRAT
                  SEMANGAT YANG TERHORMAT!

Salam Ukhuwah Islamiyah dari
03031997pena
Yogyakarta, 23 Maret 2016